Gudang Informasi

Pendidikan Aksara

Pendidikan Aksara
Pendidikan Aksara

Pada Kesempatan Kali ini pengajar.co.id ingin membagikan postingan ihwal Pendidikan Karakter Berikut Adalah Pembahasannya:




Pendidikan Karakter


Pengertian Pendidikan Karakter


Pendidikan karakter yakni usaha sadar  dan terjadwal di dalam merealisasikan suasana serta proses pemberdayaan peluangdan juga pembudayaan peserta didik guna membangun abjad pribadi yang baik untuk warga negara Indonesia.


Kaprikornus tercipta menjadi sebuah bangsa yang tangguh, berwawasan, bermoral dan mempunyai etika yang bagus.




Fungsi Pendidikan Karakter


Fungsi pendidikan huruf adalah untuk berbagi peluangdasar seorang anak biar berhati baik, memiliki perilaku yang bagus serta berpikiran yang bagus. Dalam fungsi besarnya pendidikan abjad yaitu untuk memperkuat serta membangun perilaku anak bangsa yang multikultur.


Selain itu, pendidikan huruf juga mempunyai fungsi untuk memajukan peradaban manusia dan menjadi bangsa yang bagus di dalam pergaulan dunia. Pendidikan karakter tersebut tidak cuma ditemukan di dingklik sekolah, melainkan dari bermacam media yang mencakup lingkungan, keluarga, media teknologi, dunia perjuangan serta pemerintahan.




Tujuan Pendidikan Karakter


Tujuan pendidikan aksara ialah untuk membentuk bangsa yang handal, bangsa yang bermoral, berakhlak mulia, bertoransi serta bekerja atau bantu-membantu dalam kehidupan bermasyarakat. Pendidikan abjad pula bermaksud untuk membentuk sebuah bangsa supaya mempunyai jiwa yang patriotik atau jiwa suka membantu antar sesama.


Selain itu, pendidikan abjad juga untuk membentuk jiwa seseorang supaya meningkat secara dinamis, berorientasi pada ilmu wawasan dan teknologi, guna membuat insan yang beriman serta bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa.




Realisasi Pendidikan Karakter


Guna merealisasikan pendidikan karakter, secara umum mampu diperoleh dari pendidikan formal, pendidikan non formal ataupun informal.


Untuk mewujudkan hal itu harus saling melengkapi, mempercayai serta di atur dalam peraturan undang – undang.


Dalam pendidikan formal dijalankan secara berjenjang dan dalam pendidikan itu mencangkup pada pendidikan biasa , perguruan tinggi, profesi, evokasi, kejujuran serta keagamaan.


Dengan pendidikan itu, maka akseptor bimbing akan dibekali aneka macam macam ilmu yang bisa di praktekkan pribadi dalam kehidupan aktual.


Di dalam pelaksanaan pendidikan abjad bisa dikerjakan melalui jenjang pendidikan yang diimplementasikan pada sebuah kurikulum di tingkat satuan pendidikan yang memuat pelajaran secara normatif, produktif, adaptif, muatan lokal, serta pengembangan diri.


Sementara pendidikan aksara yang dikembangkan di sekolah yakni diimplementasikan pada pendidikan pengembangan diri antara lain: melalui acara – acara ektrakulikuler yang diadakan di sekolah misalnya, Pramuka, PMR, PKS, KIR, Seni, Olahraga, Keagamaan, aktivitas yang diadakan oleh pengurus OSIS, serta acara konkret lainnya.


Dengan aktivitas ektrakulikuler itu sungguh menyentuh, telah diketahui oleh peserta asuh, dan bisa dilakukan siswa sebagai penyaluran minat dan talenta yang mampu dikembangkan secara terus menerus selaku perwujudan pendidikan aksara bangsa.




Nilai Pendidikan Karakter dan Budaya Bangsa


1. Religius


Sikap dan perilaku yang patuh dalam melakukan aliran agama yang dianutnya, memiliki sikap toleran pada pemeluk agama lain serta hidup rukun dalam bermasyarakat dengan pemeluk agama lain.


2. Jujur


Mempunyai perilaku yang didasarkan pada perjuangan yang menyebabkan dirinya sebagai orang yang dapat mengemban amanah baik dalam perkataan, langkah-langkah ataupun tindakan.


3. Disiplin


Suatu tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada semua peraturan dan ketentuan yang berlaku.


4. Kreatif


Berpikir dan melaksanakan sesuatu biar mampu menciptakan cara baru dari kesanggupan yang dimiliki.


5. Mandiri


Mempunyai perilaku yang tidak gampang tergantung dengan orang lain untuk menyelesaikan problem atau tugas – peran yang dihadapi.


6. Demokratis


Menciptakan cara untuk berpikir, bersikap serta bertindak yang menilai sama antara hak dan kewajiban pada dirinya dan orang lain.


7. Semangat Kebangsaan


Mempunyai sifat berpikir, bertindak serta berwawasan untuk menempatkan kepentingan bangsa serta negara diatas kepentingan pribadi atau kepentingan golongan yang lain.


Demikianlah artikel dari pengajar.co.id wacana Pendidikan Karakter Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Kita Semua!


Advertisement